BLOG INI.........DIPUBLIKASIKAN SEJAK 30 JANUARI 2010..........Subhanallah walhamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar....... Astaghfirullaahal 'adzhiim, walil muslimiina wal muslimaat.....Mil ladun aadama ilaa yaumil qiyaamah......Amiin yaa rabbal alamiin.....Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad.......Ya Allah, lindungilah negeri ini dari kejahatan maupun perbuatan serta persengkokolan orang-orang munafik........SEMOGA ALLAH SWT MERIDHOI AMAL & KEBAJIKAN YANG KITA LAKUKAN....AMIIN YAA RABBAL ALAMIIN...HIDUP MULIA ATAU MATI SYAHID.........

>

Selasa, 15 Juli 2014

MANFAAT PUASA BAGI KESEHATAN KITA

Puasa  pada bulan Ramadhan mulai matahari terbit sampai matahari terbenam selama 30 hari pasti memiliki dampak fisik, tetapi apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh kita ketika berpuasa? Berikut penjelasannya dalam sains di balik puasa.

Selama puasa, tubuh kita menghasilkan energi sendiri dengan membakar simpanan sumber daya yang berasal dari kelebihan lemak, karbohidrat dan gula untuk menghasilkan energi. Hati adalah organ yang paling penting dalam proses kompleks ini; itu mengubah lemak menjadi zat kimia yang disebut badan keton yakni tiga senyawa terlarut air yang kemudian digunakan sebagai sumber energi.

Detoksifikasi juga merupakan salah satu manfaat paling penting dari puasa. Sebuah proses detoksifikasi dalam tubuh berlangsung secara teratur. Ia terjadi pada metabolisme dalam usus besar, hati, ginjal, paru-paru, kelenjar getah bening dan dalam proses pengelupasan sel kulit mati atau menetralkan racun. Proses ini terjadi lebih cepat selama puasa, karena tubuh memecah lemak. Bahan kimia dan racun yang diserap dari makanan dan lingkungan disimpan dalam cadangan lemak dan dilepaskan sepanjang puasa.

Selain itu, puasa juga merupakan penyembuhan bagi pikiran, tubuh dan jiwa melalui lebih dari satu cara. Pada tingkat fisik, energi dan sumber daya dipergulirkan dalam sistem pencernaan ke dalam sistem kekebalan tubuh dan proses metabolisme yang memungkinkan tubuh untuk menyembuhkan, membangun kembali dan mengisi sendiri “kekosongan sistem”, termasuk menyeimbangkan hormon-hormon kegembiraan. Penelitian medis menunjukkan bahwa selama puasa, pertumbuhan jaringan abnormal seperti tumor terhambat signifikan. Sel tumor menjadi kelaparan dan tak ternutrisi, sehingga lebih rentan menjadi rusak dan dikeluarkan dari tubuh secara mudah.

Ketika puasa, tubuh dapat lebih optimal memanfaatkan sumber dayanya untuk potensi mereka secara penuh dan fokus pada pembangunan kembali mulai dari tingkat mikroskopis sebagai kontrol genetik DNA dan RNA, sehingga menjadi lebih efisien dalam mentranskripsikan protein dan jaringan yang dibutuhkan tubuh. Hal ini berupa sintesis protein dalam sel, jaringan dan organ yang sehat dan menyehatkan.

Adapun dampak tambahan lain dalam tubuh selama puasa termasuk sedikit penurunan suhu inti tubuh karena penurunan tingkat metabolisme dan fungsi tubuh secara umum. Kadar gula darah juga turun karena tubuh menggunakan reservoir glikogen dalam hati dan metabolik tingkat dasar (BMR) dikurangi dalam rangka menghemat energi. Dengan demikian, sangat disarankan dalam pencegahan dan pengobatan diabetes.

Perlu diketahui bahwa sistem pencernaan kita sering kelebihan beban, dan tak henti-hentinya dimasuki makanan dan dipaksa untuk terus bekerja. Dengan berpuasa, tubuh membersihkan organ-organnya sendiri, sehingga pencernaan menjadi lebih efisien dan penyerapan nutrisi semakin optimal.


Saat puasa, lapisan lambung dan usus diizinkan untuk mengembalikan keremajaan kelenjar dan ototnya, dan menghapus masalah sampah sisa makanan yang sebelumnya menumpuk tak tercerna. Puasa menunjang meningkatnya kekuatan infrastruktur dasar tubuh, karena produksi hormon meningkat disertai pelepasan hormon anti-penuaan dini.  Wassalam.

TIME IS SWORD