BLOG INI.........DIPUBLIKASIKAN SEJAK 30 JANUARI 2010..........Subhanallah walhamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar....... Astaghfirullaahal 'adzhiim, walil muslimiina wal muslimaat.....Mil ladun aadama ilaa yaumil qiyaamah......Amiin yaa rabbal alamiin.....Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad.......Ya Allah, lindungilah negeri ini dari kejahatan maupun perbuatan serta persengkokolan orang-orang munafik........SEMOGA ALLAH SWT MERIDHOI AMAL & KEBAJIKAN YANG KITA LAKUKAN....AMIIN YAA RABBAL ALAMIIN...HIDUP MULIA ATAU MATI SYAHID.........

>

Senin, 30 September 2019

KEUTAMAAN MEMBACA AL-QUR'AN


Ada 12 keutamaan membaca Al-Qur'an yang dilakukan setiap hari, yaitu sebagai berikut:

  1. Menjadi manusia terbaik
  2. Mendapat pahala berlipat ganda
  3. Mendapat kebersamaan hidup dengan para malaikat yang suci dan mulia
  4. Orang tuanya dipakaikan mahkota cahaya kelak dihari kiamat
  5. Mendapat syafa'at di akhirat
  6. Dibanggakan oleh Allah di depan para makhluk lainnya 
  7. Mendapat ketentraman hati dan curahan rahmat
  8. Mendapat kesembuhan dari penyakit
  9. Memperoleh kedudukan yang tinggi dalam surga
  10. Orang yang membaca Al-Qur'an seperti orang yang bersedekah
  11. Dikeluarkan dari kegelapan
  12. Menjadi bagian dari keluarga Allah

Demikian keutamaan membaca Al-Qur'an setiap hari semoga kita semua selalu istiqomah untuk membaca dan mengamalkannya setiap hari. amiin yaa rabbal alamin.....


Rabu, 18 September 2019

SHOLAT TAHAJUD YG BISA MENDATANGKAN KESUKSESAN


Keistimewaan Sholat Tahajud Yang Mengagumkan


Kemauan menjalankan sholat tahajud memang datang dari diri sendiri tanpa adanya paksaan. Keistimewaan sholat tahajud yang bisa didapat setiap orang yang mengerjakannya secara rutin Insya Allah antara lain sebagai berikut:

  1. Menjadi jembatan untuk mendapatkan tiket surga.
  2. Amalan yang membantu di akhirat.
  3. Sarana meraih kemuliaan.
  4. Pelepas ikatan setan.
  5. Dapat menjaga kesehatan rohani.
  6. Dikabulkannya segala do'a-do'a yang dipanjatkan.
  7. Diangkatnya derajat ke tempat yang terpuji oleh Allah SWT.
  8. Mendekatkan diri kepada Allah SWT.
  9. Penghapus dosa.
  10. Menjadi bukti ketaqwaan kepada Allah yang terlihat jelas di muka.
  11. Pikiran menjadi lebih tenang dan segar.
  12. Memperoleh cinta dan ridho Allah SWT.
  13. Sholat yang paling afdol setelah sholat 5 waktu.
Dengan melakukan sholat tahajud ditengah malam, membuat kita sebagai manusia akan mendapatkan suasana yang khusuk saat menjalankannya. Dan diwaktu itulah kita sebagai hamba Allah, bisa mengadukan segala macam keluh kesah yang ada, kepada Allah SWT. Semoga Allah SWT mengabulkan permohonan serta do'a-do'a yang kita panjatkan.....Amiin yaa rabbal alamiin (Sumber : NiatPuasa.com).

Senin, 16 September 2019

SHOLAWAT NABI MUHAMMAD SAW

Surat Al-Ahzab Ayat 56



 إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

Arab-Latin: Innallāha wa malā`ikatahụ yuṣallụna 'alan-nabiyy, yā ayyuhallażīna āmanụ ṣallụ 'alaihi wa sallimụ taslīmā

Artinya : Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan) Sesungguhnya Allah menyanjung Nabi di depan para malaikat yang dekat kepadaNya, para malaikat juga menyanjung Nabi dan mendoakannya. Wahai orang-orang yang membenarkan Allah dan RasulNya serta melaksanakan SyariatNya, bershalawat kepada Nabi dan ucapkanlah salam dengan sebenar-benarnya sebagai penghormatan dan pengagungan.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

56. Sesungguhnya Allah memuji Rasul Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- di hadapan para Malaikat-Nya, dan para malaikat-Nya berdoa untuknya. Wahai orang-orang yang beriman kepada Allah dan melaksanakan apa yang disyariatkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya, berselawatlah atas Rasul dan berikan salam penghormatan kepadanya.


 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

56. إِنَّ اللهَ وَمَلٰٓئِكَتَهُۥ (Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya) Yakni Allah mengabarkan hamba-hamba-Nya tentang kedudukan nabi Muhammad di sisi-Nya di depan para malaikat, bahwa Dia memujinya di hadapan mereka, dan mereka bershalawat kepadanya, serta memerintahkan hamba-hamba-Nya agar mengikuti hal ini dengan bershalawat kepadanya pula. Para ulama telah bersepakat bahwa shalawat kepada Nabi hukumnya wajib bagi setiap muslim, dan paling sedikit sekali seumur hidup. Dan lafadz ‘shalawat dan salam atas Rasulullah’ adalah syi’ar khusus baginya, sehingga tidak diperbolehkan untuk mengatakan ‘shalawat atas si fulan’ tanpa menyebutkan Rasulullah, namun dibolehkan setelah menyebut nama Rasulullah.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

56. Sesungguhnya Allah dan para malaikat senantiasa bershalawat kepada Nabi Muhammad sebagai pemuliaan atas derajatnya. Wahai orang-orang mukmin bershalawat dan haturkanlah salam kepada Nabi. Makna shalawat dari Allah adalah berupa rahmat dan ridho. Adapun dari melaikat adalah doa dan permohonan ampun untuk Nabi, sedangkan shalawar dari orang mukmin adalah doa dan pengagungan. Sehingga dari itu, pujian atas Nabi dari penduduk langit dan bumi menjadi terkumpul dan tercucur. Penekanan penghaturan shalawat dari Allah dan malaikat tanpa penyebutan salam menunjukkan bahwa shalawat dari Allah dan malaikat sudah mencukupi.


  Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Allah memuliakan Nabi-Nya Muhammad dan mengabarkan kedudukannya di sisi-Nya. Dan bahwasanya Allah memuji Nabi dan menyanjungnya, dan para malaikat juga memujinya. Kemudian Allah memerintahkan orang-orang yang beriman yang mereka membenarkan Allah dan Rasul-Nya serta beramal dengan syariat-Nya dengan bershalwat dan salam kepada Nabi. Maka dengan ini terkumpullah bagi Nabi pujian-pujian dan mendoakan Rasulullah . Kemudian Allah memerintahkan orang-orang yang beriman yang mereka membenarkan Allah dan Rasul-Nya serta beramal dengan syariat-Nya dengan bershalwat dan salam kepada Nabi, maka dengan ini semua terkumpul pujian dan doa dari penduduk langit dan bumi.


An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Ayat ini mengingatkan tentang sempurnanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, tingginya derajat Beliau, demikian pula kedudukannya di sisi Allah dan di hadapan makhluk-Nya serta tinggi namanya. Yakni Allah memuji Beliau di hadapan para malaikat, karena Allah cinta kepada Beliau, para malaikat yang didekatkan pun memuji Beliau serta mendoakannya. Karena mengikuti Allah dan para malaikat-Nya serta sebagai balasan terhadap jasanya, sekaligus untuk menyempurnakan iman kita, sebagai bentuk pemuliaan terhadap Beliau, penghormatan dan kecintaan kepada Beliau serta untuk menambah kebaikan kita, menghapuskan kesalahan kita. Ucapan shalawat dan salam yang terbaik adalah yang Beliau ajarkan kepada para sahabatnya, yaitu yang biasa kita baca dalam tasyahud. Bershalawat kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam diperintahkan dalam setiap waktu, terutama sekali ketika nama Beliau disebut, dalam shalat setelah tasyahhud, takbir kedua dalam shalat janazah, masuk dan keluar masjid, dalam qunut witir, pada siang dan malam Jum’at, setelah mendengar azan, dalam dzikr pagi dan petang, dan sebelum berdoa, dan duduk di suatu majlis (sebagaimana diterangkan dalam beberapa hadits). Demikian pula dalam khutbah dan mukaddimah (pengantar).

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

— هداية الإنسان بتفسير القران

Allah menurunkan ketentuan tentang etika bagi umat islam ketika berinteraksi dengan istri-istri untuk menjaga kehormatan dan keagungan pribadi rasulullah. Di antara bukti keagungan beliau ialah bahwa sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat untuk nabi. Salawat dari Allah berarti memberi rahmat, dan dari malaikat berarti memohonkan ampunan. Karena itu, wahai orang-orang yang beriman! bersalawatlah kamu untuk nabi, seperti dengan berkata all'humma 'alli 'al' mu'ammad (semoga Allah melimpahkan kebaikan dan ke-berkahan kepada nabi Muhammad), dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya, dengan mengucapkan perkataan seperti assal'mu 'alaika ayyuhan-nabiy (semoga keselamatan tercurah kepadamu, wahai nabi). 57. Setelah meminta orang yang beriman untuk bersalawat kepada nabi pada ayat yang lalu, Allah lalu menyusulinya dengan ancaman kepada orang yang menyakiti beliau. Sesungguhnya terhadap orang-orang yang menyakiti Allah dan rasul-Nya, baik dengan ucapan maupun perbuatan, Allah akan melaknatnya, menjauhkannya dari rahmat Allah, di dunia dan di akhirat, dan menyediakan azab yang menghinakan bagi me-reka.

Tafsir Ringkas Kemenag RI

— Kementerian Agama RI

Senin, 09 September 2019

KEUTAMAAN PUASA TASU'AH DAN ASYURA DI BULAN MUHARAM



Pada bulan Muharram, umat Islam disunnahkan untuk berpuasa ketika hari-hari tertentu. Salah satunya adalah puasa Asyura pada setiap tanggal 10 bulan Muharram. 

Pada tahun ini, hari Asyura atau tanggal 10 Muharram jatuh pada Selasa, 10 September 2019. Sehari sebelumnya, atau tanggal 9 Muharram (9 September 2019), umat Islam juga dianjurkan menjalankan puasa Tasu`a. 

Mengenai keutamaan bulan Muharram, penjelasannya ada pada salah satu Hadis riwayat Imam Muslim dan Imam Bukhari. Dalam Hadis itu, Rasulullah SAW bersabda: 

“Sesungguhnya zaman itu berputar sebagaimana bentuknya semula di waktu Allah  SWT menciptakan langit dan bumi. Setahun itu ada dua belas bulan di antaranya terdapat empat bulan yang dihormati: 3 bulan berturut-turut; DzulQo’dah, Zulhijah, Muharam dan Rajab Mudhar, yang terdapat di antara bulan Jumada Akhirah dan Syaban.” (HR. Bukhari dan Muslim). 

Selain itu, Hadis yang diriwayatkan oleh Imam Nasai juga memuat penjelasan bahwa Rasulullah melaksanakan puasa di bulan Muharram setelah bulan Ramadan. Lalu, Rasulullah memerintahkan para sahabatnya untuk berpuasa di bulan Muharram.

Dalam Hadis itu, Nabi Muhammad SAW bersabda: "Sesungguhnya Muharram adalah bulannya Allah yang di dalamnya tepat menjadi hari bertaubat umat Islam atas dosa-dosa yang terdahulu." 

Sedangkan keutamaan puasa Asyura, dijelaskan dalam Hadis yang diriwayatkan Abu Qatadah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Puasa hari Arafah dapat menghapuskan dosa dua tahun yang telah lepas dan akan datang, dan puasa Asyura (tanggal 10 Muharram) menghapuskan dosa setahun yang lepas," (HR Muslim).

Adapun di dalam Hadis lainnya, Imam Abu Daud meriwayatkan dari Abu Qatadah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Puasa di hari Asyura, sungguh saya mengharap kepada Allah bisa menggugurkan dosa setahun yang lalu."

Sementara di sebuah Hadis lainnya, yang diriwayatkan Imam Muslim, Abdullah ibnu Abbas RA, berkata: "Aku tidak pernah mendapati Rasulullah SAW menjaga puasa suatu hari karena keutamaannya dibandingkan hari-hari yang lain kecuali hari ini yaitu hari ‘Asyura dan bulan ini yaitu bulan Ramadhan."



Puasa Tasu`a, yang dianjurkan dilaksanakan pada tanggal 9 Muharram, mengacu pada salah satu Hadis riwayat Imam Muslim. Dalam Hadis itu, Rasulullah SAW bersabda: "Kalau saja aku hidup sampai tahun depan, niscaya aku akan berpuasa tasu`a (pada 9 Muharram)." Tetapi Rasulullah SAW wafat sebelum Muharram tahun berikutnya tiba.

Bacaan Niat Puasa Asyura dan Tasu`a Sementara bacaan niat puasa Asyura yang dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram, sebagaimana dilansir NU Online adalah sebagai berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ ِعَا شُورَاء لِلهِ تَعَالَى

Bacanya: Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatil âsyûrâ lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: Aku berniat puasa sunah Asyura esok hari karena Allah SWT.

Bacaan niat puasa Tasu`a adalah, sebagai berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَا سُوعَاء لِلهِ تَعَالَى

Bacanya: Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatit Tasû‘â lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: Aku berniat puasa sunah Tasu`a esok hari karena Allah SWT. 

Orang yang mendadak di pagi hari mau mengamalkan puasa Tasu’a atau Asyura diperbolehkan berniat sejak ia berkehendak menjalankan puasa sunah itu, sepanjang yang bersangkutan belum makan, minum, dan melakukan hal-hal lain yang membatalkan puasa sejak subuh.
( Penulis: Addi M Idhom Editor: Agung DH)

Kamis, 05 September 2019

DO'A DUDUK ANTARA DUA SUJUD

DO'A DUDUK ANTARA DUA SUJUD


Hasil gambar untuk doa duduk diantara 2 sujud

▪ ROBIGHFIRLII  ▪ WARHAMNII ▪ WAJBURNII ▪ WARFA'NII ▪ WARZUQNII ▪ WAHDINII ▪ WA'AAFINII ▪  WA'FUANNII
Ketika  orang ditanya :
 “Do’a apakah yang  paling  kerap  dibaca oleh orang Islam ?” Banyak  yang  menjawabnya dengan salah. Begitu kerap do’a itu dibaca,  hingga ketika sedang membaca do’a tersebut, banyak antara kita yang tak merasa  sedang membaca DOA tersebut.  Padahal  do’a itu sangatlah  hebat, merangkumi  keperluan kita di dunia dan akhirat. Dan dibaca minimum 17 kali setiap hari.

Do’a itu, ialah do’a diantara dua sujud, marilah kita hayati dan fahami maknanya :

▪ ROBBIGHFIRLII:
Wahai Tuhan ampunilah dosaku, dosa adalah beban, yang menyebabkan kita berat melangkah menuju ke ridhaan اللّهُ. Dosa  adalah  kotoran hati yang mem-buat  hati  gelap,  sehingga  hati kita merasa  berat sekali untuk melakukan kebaikan.

▪ WARRHAMNII:
Sayangilah diriku, kalau kita disayang اللّه  hidup akan terasa tenang, karena dengan kasih sayang-Nya akan dapat dicapai semua cita-cita. Dengan kasih sayang اللّه nafsu kita akan terbimbing dan terdidik.

▪ WAJBURNII:
Tutup lah  segala  kekuranganku, banyak sekali kekurangan kita, kurang syukur,  kurang  sabar,  kurang  menerima kenyataan, mudah marah, pendendam  dan  lainnya. Kalau kekurangan kita ditutup/diperbaiki اللّهُ, maka  kita  akan  menjadi  manusia sebenarnya.

▪ WARFA'NII:
Tinggikanlah darjatku, kalau اللّه sudah  meninggikan darjat kita, maka pasti tidak ada  manusia atau makhluk yang boleh menghinakan kita.

▪ WARZUQNII:
Berikanlah  aku  rezki, sebagai hamba اللّهُ kita  memerlukan rezki, اللّه mampu mendatangkan rezki dari jalan yang tak disangka dan tidak ternilai banyaknya.

▪ WAHDINII:
Berikanlah  aku petunjuk/bimbinglah aku  ke jalan yang benar. Kita bukan hanya  minta petunjuk/hidayah yang berkaitan dengan agama. Tetapi kita juga  minta  petunjuk  agar terhindar dari  mengambil  keputusan  yang di anggap salah.

▪ WA'AAFINII:
Berikan lah  aku  kesehatan,  apabila kita sihat, kita dapat menambah kebaikan  dan  manfaat serta kita tidak menjadi beban kepada orang lain.

▪ WA'FUANNII:
Aku mohon agar kesalahanku dihapus dari catatan.
Dari do'a tersebut Dimulakan dan Diakhiri dengan mohon keampunan dari الله sehingga kita benar2 bersih dari dosa. Allah SWT memerintahkan kita untuk membaca doa tersebut,  Rasulullah  SAW  mencontohkan  kepada kita, menurut logiknya  do’a tersebut pasti terkabul dan diterima oleh Allah SWT.


TIME IS SWORD