Sistem power
steering mobil ada dua jenis, tipe hidrolik dan tipe elektrik. Untuk
tipe hidrolik, bisa dikenali dengan adanya oli power steering.
Sementara tipe elektrik tidak menggunakan oli power steering.
Ketika setir mobil kamu terasa berat, antara power steering tipe hidrolik dan
tipe elektrik jelas beda penyebabnya. Mari simak penjelasan di bawah ini, apa
saja penyebab dari setir mobil yang berat tersebut ?
Oli Power Steering Mobil Kurang
Oli power steering mobil berfungsi sebagai fluida untuk menyalurkan energi dari pompa ke steering rack. Mungkin ada yang belum tahu, cara kerja power steering itu berawal dari pompa yang menghasilkan tenaga, tenaga tersebut disalurkan ke steering rack oleh oli power steeringuntuk meringankan pengemudian.
Meski
pompa bekerja dengan normal, namun tenaga di steering rack itu
masih sangat kurang menyebabkan pengemudian menjadi terasa berat. Kondisi
berkurangnya oli power steering mobil bisa disebabkan karena
ada kebocoran pada sirkulasi oli. Kebocoran itu bisa terjadi di pompa, selang,
klem selang ataupun di steering rack. Biasanya, akan ada tetesan
oli di lantai.
Kerusakan Pompa Power Steering Mobil
Kerusakan ini bukan cuma disebabkan karena oli power steering mobil yang bocor, ketika kamu merasakan power steering berat namun oli masih normal maka ada kemungkinan pompa power steering yang rusak. Karena kalau daya yang dihasilkan pompa kurang otomatis kekuatan power steering akan berkurang sehingga setir terasa berat. Kerusakan ini bisa disebabkan karena keausan pada poros pompa atau kerusakan pada bilah pompa. Kabar buruknya, pompa power steering itu sulit diperbaiki kalau rusak.
Kalaupun
bisa, maka itu bisa mengundang masalah lain. Jadi kalau kena pompanya, cara
paling aman adalah dengan melakukan penggantian. Secara umum, kerusakan pompa
tidak menimbulkan masalah lain namun kalau muncul bunyi kasar dari pompa
bisa jadi ada komponen yang bergesekan parah di dalam pompa. Jadi kalau belum
ada bunyi, Sahabat bisa langsung bawa mobil ke bengkel untuk pengecekan lebih
lanjut namun kalau disertai bunyi kasar non aktifkan dulu sistem power
steering mobil dengan cara diatas.
Selang Power Steering Tersumbat
Masalah ini sering tidak disadari oleh pemilik mobil karena selang yang tertekuk ini biasanya tersembunyi. Tapi akibatnya, ini akan menghambat sirkulasi oli power steering mobil sehingga setir mobil terasa berat. Kejadian ini bisa terjadi karena selang terdorong oleh komponen lain, atau terjepit saat melakukan perbaikan komponen lain.
Kalau
dibiarkan, maka ini akan menimbulkan masalah pada selang seperti selang yang
bocor hingga pompa yang jebol. Jadi kalau Sahabat menemukan masalah setir berat
cek juga jalur selang power steering mobilnya apakah ada yang
tertekuk atau tidak.
Kerusakan Pada Steering Rack Mobil
Steering rack mobil berfungsi sebagai aktuator yang meringankan beban sistem kemudi. Didalam steering rack ini terdapat control valve yang mengontrol aliran fluida, ada poros steer, ada juga seal steering rack. Kerusakan pada salah satu komponen misal pada control valve akan membuat aliran fluida tidak beraturan, sehingga daya untuk meringankan pengemudian justru tidak terjadi. Begitu pula kalau poros steer aus, maka akan membuat setir berat hingga menimbulkan bunyi ketika setir dibelokan.
Untuk
mengetahui lebih lanjut tentang masalah steering rack, Sahabat
perlu membawanya ke bengkel kepercayaan kamu seperti Garasi.id. Pasalnya jika
ingin melakukan pengecekan komponen tersebut, mobil harus diangkat untuk
mengecek bagian bawahnya (posisi steering rackada kolong mobil).
Kalau ternyata benar ada salah satu komponen didalam steering rack yang
rusak, maka Sahabat perlu mengganti satu set steering rack. Hal itu
dikarenakan komponen ini sulit untuk diperbaiki, kalaupun bisa mungkin hanya
bertahan dalam waktu singkat sebelum akhirnya rusak lagi.